Ilustrasi cerpen anak Perpustakaan Mupat Jejak Manis Sahabat Jauh di Perpustakaan Sekolah

Jejak Manis Sahabat Jauh di Perpustakaan Sekolah

SD Muhammadiyah 4 kedatangan seorang siswa pindahan yang bernama Hanz. Hanz sebelumnya tinggal di New Delhi, India, dan baru saja pindah ke Indonesia. Ia masih beradaptasi dengan lingkungan barunya, termasuk di sekolah. Namun, Hanz memiliki sahabat baik yang selalu membantunya, yaitu Bu Josy, seorang pustakawan perpustakaan sekolah.

Hanz sering menghabiskan waktu luangnya di perpustakaan sekolah. Ia rajin membaca berbagai buku tentang kebudayaan Indonesia. Bu Josy membantu Hanz memilih buku-buku yang menarik, seperti cerita rakyat, tarian tradisional, dan makanan khas Indonesia. Hanz semakin tertarik dengan kekayaan budaya Indonesia.

Suatu hari, Bu Josy memperkenalkan Cultural Space kepada Hanz. Cultural Space adalah area koleksi buku-buku bertema kebudayaan mancanegara. Hanz merasa sangat antusias karena ini merupakan kesempatan baginya untuk memperkenalkan budaya India kepada teman-temannya.

Esok harinya, Hanz mengajak teman sekelasnya ke perpustakaan. Ia membawa berbagai buku, foto-foto, dan benda-benda dari India. Teman-teman Hanz sangat senang dan tertarik dengan budaya India yang dia perkenalkan. Mereka belajar tentang tarian Bollywood, bahasa Hindi, serta pakaian tradisional India seperti sari dan kurta.

Selain itu, Hanz juga membagikan makanan khas India kepada teman-temannya. Ia membawa samosa, gulab jamun, dan chai tea. Namun, ada satu masalah yang tidak terduga. Chai tea yang disajikan ternyata terlalu pedas! Teman-temannya terkejut dan merasa pedasnya chai tea tersebut seperti api di dalam mulut mereka. Mereka semua berteriak mencari air minum. Hanz merasa sedikit malu, tapi semua anak-anak tertawa gembira setelah kejadian konyol itu.

Kesalahan itu membuat suasana semakin ceria. Hanz dan teman-temannya saling tertawa satu sama lain. Mereka menghargai upaya Hanz untuk memperkenalkan budaya India meski ada sedikit kekonyolan. Hanz merasa senang karena teman-temannya menyukai apa yang dia lakukan.

Namun, pada suatu hari, Hanz mendapatkan kabar bahwa ia harus kembali ke India bersama keluarganya. Berita itu membuat semua teman-temannya merasa sedih dan kehilangan. Mereka mengadakan perpisahan di perpustakaan sekolah, tempat di mana semua petualangan budaya dimulai.

Hanz berterima kasih kepada Bu Josy dan teman-temannya atas semua kenangan indah yang telah mereka ciptakan bersama. Mereka berjanji akan tetap menjaga persahabatan mereka dan saling berbagi cerita tentang budaya mereka di masa depan. Hanz meninggalkan sekolah dengan sedih dan bahagia karena telah mengenal budaya Indonesia dan mendapatkan sahabat baru.

Perjalanan Hanz di perpustakaan sekolah telah mengajarkan banyak hal tentang persahabatan, keberagaman budaya, dan pentingnya saling menghargai. Meskipun Hanz harus pergi, tetapi dia meninggalkan jejak yang tak terlupakan di perpustakaan sekolah dan dalam hati teman-temannya.

Pengarang Cilik Aleysia Ixchel Nafisha Perpustakaan SD Muhammadiyah 4 Kota Malang

Cerita dan ilustrasi oleh:

Aleysia Ixchel Nafisha

Kelas 6-A

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *