Pertukaran budaya virtual antara siswa SD muhammadiyah 4 dan Trafalgar Primary School Australia

Mempromosikan Bahasa dan Budaya Indonesia kepada Siswa Australia melalui Apa Kabar Tetanggaku?

Dalam rangkaian kegiatan Pelita MUPAT yang mengambil tema “From the East to the West”, SD Muhammadiyah 4 mengadakan virtual cultural exchange dengan nama “APA KABAR TETANGGAKU?” yang mempertemukan siswa SD Muhammadiyah 4 Kota Malang dan Trafalgar Primary School di Australia.

Memanfaatkan teknologi video teleconference di area komputer perpustakaan, anak-anak MUPAT dengan penuh semangat mempresentasikan budaya dan pengalaman mereka sebagai anak Indonesia. Miss Zakki, selaku pustakawan MUPAT sekaligus host dalam kegiatan ini dengan antusias membuka event dengan mengucapkan, “Selamat pagi semuanya! Apa kabar?”. Sambutan tersebut disambut dengan semangat oleh anak-anak baik dari SD Muhammadiyah 4 maupun Trafalgar Primary School. Mereka dengan serentak membalas, “Apa kabar Ibu Zakki!”

Miss Zakki dan siswa SD Muhammadiyah 4 menyapa anak-anak dari SD Trafalgar di Australia melalui Google Meet
Miss Zakki dan siswa SD Muhammadiyah 4 menyapa anak-anak dari Trafalgar Primary School di Australia

Miss Zakki, dengan senyuman ceria, menambahkan, “Hari ini adalah hari yang istimewa, karena kita dapat berbagi keunikan budaya antara Indonesia dan Australia. Melalui Apa Kabar Tetanggaku, kita akan saling memahami satu sama lain.”

Siswa-siswa dari SD Muhammadiyah 4 membagikan pengalaman cultural shock Indonesia. Mereka dengan bangga memperkenalkan sapaan dari berbagai Bahasa daerah, adab menggunakan tangan kanan sebagai bentuk sopan santun, serta tradisi “air kobokan” yang digunakan untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah makan.

Hanzala memperkenalkan Bahasa daerah kepada anak-anak Australia
Hanzala yang merupakan siswa pindahan dari India mempromosikan keramahan masyarakat Indonesia
Aqela Delonix Yuwono mempresentasikan air kobokan kepada siswa Trafalgar Primary School Australia sebagai kebiasaan unik di Indonesia
Aqela Delonix Yuwono mengingatkan siswa Trafalgar Primary School untuk tidak meminum air kobokan

Siswa-siswa dari Trafalgar Primary School juga berbagi pengalaman cultural shock dari Australia. Mereka dengan antusias memperkenalkan landmark yang terkenal, satwa-satwa unik, olahraga populer, serta Vegemite, selai yang sangat terkenal di Australia. Para siswa Trafalgar bahkan mempraktekkan cara menyajikan roti dengan olesan Vegemite dan mentega.

Siswa dari SD Trafalgar mempresentasikan cara penyajian roti lapis Vegemite kepada siswa SD Muhammadiyah 4 Kota Malang
Siswa dari SD Trafalgar mempresentasikan cara penyajian roti lapis Vegemite kepada siswa SD Muhammadiyah 4 Kota Malang
Miss Zakki dan anak-anak SD muhammadiyah 4 mencoba roti berlapis vegemite di perpustakaan MUPAT
anak-anak SD muhammadiyah 4 mencoba roti berlapis vegemite dan mentega

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mempererat persahabatan antara kedua sekolah, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memperkenalkan bahasa Indonesia kepada siswa-siswa Australia. Dalam setiap ucapannya, Miss Zakki dan siswa-siswa SD Muhammadiyah 4 dengan bangga menyisipkan bahasa-bahasa Indonesia. Keberhasilan kegiatan ini terlihat dari minat yang besar dari kedua belah pihak. Di akhir perjumpaan, para siswa berjanji untuk selalu menjalin persahabatan yang erat di antara kedua sekolah.

anak-anak SD Muhammadiyah 4 Kota Malang penuh antusias mengikuti pertukaran budaya dengan sekolah di Australia
siswa SD Muhammadiyah 4 Kota Malang sangat antusias mengikuti pertukaran budaya dengan sekolah di Australia

Anda dapat melihat momen-momen seru dari kegiatan “Apa Kabar tetanggaku?” melalui galeri berikut ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *